Skip to main content

Suaramu Sumbang Tapi Ingin Menciptakan Lagu? Pakai Aplikasi Ini

Notasi musik adalah bahasa universal

Begini permasalahannya, saya mempunyai teman band yang tidak dapat bernyanyi, bukan karena bisu melainkan buta nada dan bersuara sumbang. Tetapi dia bersikeras ingin menciptakan lagu, dia bersenandung, merekamnya, memperdengarkannya kepada saya, dan hasilnya sangat membingungkan; bahkan saya tidak tahu harus berkata apa.
Namun, kejadian ini takkan terulang kembali. Mengapa? Karena sudah ada aplikasi bernama ScoreCleaner yang dikembangkan oleh Institut Teknologi KTH di Swedia. Apa itu ScoreCleaner?
Mengingat cerita saya di atas tadi, ScoreCleaner adalah aplikasi, khusus iOS, yang dapat merubah nada samar menjadi nada pasti. Maksudnya? Pengguna dapat bernyanyi atau bersenandung ke mikrofon ponsel mereka, dan ScoreCleaner akan langsung menampilkan notasi tersebut pada layar, lengkap dengan kunci yang tepat, tempo, dan waktu pembuatannya. Setelah bunyi senandungmu terekam, ScoreCleaner akan memainkan ulang rekamanmu dengan suara MIDI piano agar orang lain atau temanmu dapat dengan mudah memainkannya.
"Notasi musik adalah bahasa universal, sehingga pasar untuk aplikasi ini sangatlah besar." kata Sven Emtell, peneliti dan co-founder dari DoReMIR, sebuah lembaga peniliti musik yang ikut mengembangkan aplikasi ini.
DoReMIR dan Institut Teknologi KTH pun sedang mengembangkannya untuk komputer; yang disebut dengan ScoreCleaner Notes Desktop.
Pengguna iPhone sebaiknya tak usah ragu lagi, unduh aplikasi ini dengan harga $1 atau ± Rp 9,700. Dan ciptakan lagumu sendiri tanpa harus berakhir miris.

Comments

Unknown said…
haha aplikasi buat suara yaw? bisa digunain buat nelp gak ya :D
saya coba2 deh makasih unik nih :)
Oh ya buat referensi saja nih mengenai aplikasi moga bermanfaat :)
Tips Memperbaiki baterai leptop
Aplikasi baterai android
Film Kuliah online
Video dubmash Flash acer
Battlefield4

Popular posts from this blog

Kisah dan Mitos di Balik Logo Apple

Apple Logo Steve Jobs dan Steve Wozniak, bersama memikirkan nama untuk perusahaan mereka. Jobs menginginkan sebuah nama yang sederhana. Sementara Wozniak menginginkan nama itu terdengar keren dan bernuasa elektronik. Wozniak lalu mengusulkan nama “Enterprise Computers.”“Tidak,” Jobs tak suka nama itu, dia sangat menolak. “Tidak boleh berbau StarTrek.” Ia memacu laju mobil yang sedang dikendarai, mengancam akan menabrakannya ke pohon jika sampai nama itu dipakai.“Baiklah… baiklah… Pelan-pelan,” pinta Wozniak. Jobs melambatkan laju mobil. Ia menegaskan perusahaan itu butuh nama yang saat seseorang melihatnya, dia ingin membeli produknya. Hening sejenak, dan… terlontar lah nama “Apple.”Wozniak terkejut. “Apple? Seperti buah?”“Buah dari kreasi, Apple. Itu sederhana, tapi kuat.”Demikianlah salah satu adegan di film "Jobs," di mana kedua pendiri Apple itu berdebat untuk memilih nama perusahaan.  Nama itu disepakati Jobs dan Wozniak saat keduanya dalam perjalanan menghadi...

Music Digital

Digital Music ( Musik Digital) adalah reproduksi suara dari sinyal digital yang telah dirobah keasalnya menjadi sinyal analog, perekaman suara digital dengan cara pengkodean angka biner hasil dari perobahan sinyal suara analog dengan bantuan frekwensi sampling. Musik digital bisa juga berasal dari suara sintetis, contoh peralatan sumber suara sintetis MIDI merupakan sumber suara digital berbagai instrumen musik yang bisa dimainkan oleh pemusik. Bentuk penyimpanan sinyal digital dalam media berbasis teknologi komputer. Format digital dapat menyimpan data dalam jumlah besar, jangka panjang dan berjaringan luas. Sejarah Singkat Perkembangan Format Musik Awalnya, piringan hitam merupakan sebuah alat yang memiliki pena yang bergetar untuk menghasilkan bunyi dari sebuah disc. Ide ini berasal dari Charles Cros dari Perancis pada tahum 1887. Namun sayangnya tidak pernah terwujud. Pada tahun yang sama, Thomas A. Edison menemukan Phonograph (pemutar piringan h...

Little Old Man, Sebuah Cerita Fantasi Dari Caessaria (Official Release)

Inilah kami, Caessaria. Terbentuk pada tahun 2020, beranggotakan Arin sebagai vokalis, Roby Satria dan Supernova sebagai pengisi gitar utama.  “Caessaria adalah grup band yang terbentuk dengan tema “a fantasy story, based on reality”. Arin berperan sebagai vokalis, penulis novel, dan seorang tarot reader. Dari semua itulah, Arin kemudian mengisi vokal untuk menyempurnakan Caessaria”, ujar Roby yang juga berperan sebagai music producer. Roby menambahkan, “Caessaria beranggotakan tiga personil. Namun hanya Arin yang kita tampilkan di depan publik. Saya dan Supernova berperan di belakang. Jadi konsep dari Caessaria memang dibuat se-original mungkin,”  Caessaria adalah sebuah cerita fantasi yang diadaptasi dari cerita novel, yang kemudian dirangkai oleh Arin dengan konsep kartu tarot. Di sini diceritakan Roby menjelma sebagai Hope, dan Supernova menjadi Black Rose. Untuk memulai kisah fantasi ini, “Little Old Man” terpilih menjadi pembuka dari album yang akan dirilis nanti. Menuru...