Skip to main content

FAKTA UNIK DIBALIK ALBUM OCTAVARIUMnya DREAM THEATER


1 pada cover, terdapat 8 buah bandul yang jumlahnya 8, kita maknai bahwa itu menandakan album ini yang ke 8 (studio album) yang mereka buat, dan juga berisi 8 buah lagu.

2 bandul dan 5 ekor burung juga menandakan bahwa itu adalah tangga nada, yang diawali dari nada F yang berakhir satu oktaf di posisi semula. perlu diketahui, The Root of All Evil, lagu pertama album ini diawali dengan nada dasar Fminor, dan seterusnya hingga lagu terakhir, Octavarium juga bernada dasar Fminor. burung menunjukan kelima personil DT.

dan ini yang lebih bisa dimengerti


3 intro dalam album ini adalah terusan dari akhir lagu di In The Name Of God nya album Train of Thougt yaitu album sebelum Octavarium. penasaran?? coba putar kedua lagu itu di winamp atau pemutar musik lain, dengan susunan tadi. sebenarnya konsep sambung album ini sudah diterapkan dari album Metropolis pt2 : scenes from a memory sampai album ini.
4 coba perhatikan, burung juga menandakan jembatan dari lagu ke lagu. burung pertama adalah suara kicauan burung, penyambung lagu pertama, ke lagu kedua,dimana F dijembatani F# untuk menuju ke G (dalam minor).dari lagu dua ke lagu tiga (G-A(dalam minor) dijembatani suara pitch bend piano/keyboard(G#m). begitu pula dari lagu tiga ke lagu empat (Am-Bm) dijembatani suara angin, detak jantung dan detak jam (A#m). namun, dari lagu empat ke lagu lima tak ada suara untuk menjembatani (Bm-Cm(kalo ada rumusan B#m, gw bunuh diri deh ) juga dari lagu ke tujuh menuju lagu delapan (Em-Fm). jembatan ke empat (C#m) adalah suara solo synth yang keluar dari jari sang Jordan Rudess. dan jembatan terakhir, atawa ke lima (D#m) adalah suara orang membacakan berita.
5 lagu ini berdurasi 24:00 menit, dimana ini memaknai dari konsep album ini, album yang menyampaikan inti makna bahwa semua berawal saat datangnya akhir, juga penyampaian makna bahwa kehidupan itu berputar bagai bumi yang mempunyai waktu 24:00 jam dalam sehari.
6 akhiran lagu dalam Octavarium adalah intro di lagu awal, yaitu The Root of All Evil. dan ingat, the story ends where it began. konsep album ini menceritakan tentang dimana awal itu berada saat semua berakhir.

Comments

Popular posts from this blog

Kisah dan Mitos di Balik Logo Apple

Apple Logo Steve Jobs dan Steve Wozniak, bersama memikirkan nama untuk perusahaan mereka. Jobs menginginkan sebuah nama yang sederhana. Sementara Wozniak menginginkan nama itu terdengar keren dan bernuasa elektronik. Wozniak lalu mengusulkan nama “Enterprise Computers.”“Tidak,” Jobs tak suka nama itu, dia sangat menolak. “Tidak boleh berbau StarTrek.” Ia memacu laju mobil yang sedang dikendarai, mengancam akan menabrakannya ke pohon jika sampai nama itu dipakai.“Baiklah… baiklah… Pelan-pelan,” pinta Wozniak. Jobs melambatkan laju mobil. Ia menegaskan perusahaan itu butuh nama yang saat seseorang melihatnya, dia ingin membeli produknya. Hening sejenak, dan… terlontar lah nama “Apple.”Wozniak terkejut. “Apple? Seperti buah?”“Buah dari kreasi, Apple. Itu sederhana, tapi kuat.”Demikianlah salah satu adegan di film "Jobs," di mana kedua pendiri Apple itu berdebat untuk memilih nama perusahaan.  Nama itu disepakati Jobs dan Wozniak saat keduanya dalam perjalanan menghadi...

Music Digital

Digital Music ( Musik Digital) adalah reproduksi suara dari sinyal digital yang telah dirobah keasalnya menjadi sinyal analog, perekaman suara digital dengan cara pengkodean angka biner hasil dari perobahan sinyal suara analog dengan bantuan frekwensi sampling. Musik digital bisa juga berasal dari suara sintetis, contoh peralatan sumber suara sintetis MIDI merupakan sumber suara digital berbagai instrumen musik yang bisa dimainkan oleh pemusik. Bentuk penyimpanan sinyal digital dalam media berbasis teknologi komputer. Format digital dapat menyimpan data dalam jumlah besar, jangka panjang dan berjaringan luas. Sejarah Singkat Perkembangan Format Musik Awalnya, piringan hitam merupakan sebuah alat yang memiliki pena yang bergetar untuk menghasilkan bunyi dari sebuah disc. Ide ini berasal dari Charles Cros dari Perancis pada tahum 1887. Namun sayangnya tidak pernah terwujud. Pada tahun yang sama, Thomas A. Edison menemukan Phonograph (pemutar piringan h...

Little Old Man, Sebuah Cerita Fantasi Dari Caessaria (Official Release)

Inilah kami, Caessaria. Terbentuk pada tahun 2020, beranggotakan Arin sebagai vokalis, Roby Satria dan Supernova sebagai pengisi gitar utama.  “Caessaria adalah grup band yang terbentuk dengan tema “a fantasy story, based on reality”. Arin berperan sebagai vokalis, penulis novel, dan seorang tarot reader. Dari semua itulah, Arin kemudian mengisi vokal untuk menyempurnakan Caessaria”, ujar Roby yang juga berperan sebagai music producer. Roby menambahkan, “Caessaria beranggotakan tiga personil. Namun hanya Arin yang kita tampilkan di depan publik. Saya dan Supernova berperan di belakang. Jadi konsep dari Caessaria memang dibuat se-original mungkin,”  Caessaria adalah sebuah cerita fantasi yang diadaptasi dari cerita novel, yang kemudian dirangkai oleh Arin dengan konsep kartu tarot. Di sini diceritakan Roby menjelma sebagai Hope, dan Supernova menjadi Black Rose. Untuk memulai kisah fantasi ini, “Little Old Man” terpilih menjadi pembuka dari album yang akan dirilis nanti. Menuru...