Skip to main content

Ini cara kami tunjukkan simpati


Panitia dan Pengisi Acara
Cuaca gerimis mengguyur kota Bengkalis tidak menyurutkan keinginan komunitas musisi Bengkalis untuk menyelenggarakan aksi solidaritas #SaveRohingya. Acara yang direncanakan dimulai pukul 16.00 Wib terpaksa diundur sejam dikarenakan cuaca yang kurang bersahabat.

Acara ini diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian pelaku seni di kabupaten Bengkalis terhadap kejahatan Genosida di Myanmar terhadap suku etnis Rohingya. Kegiatan yang bertempat di lapangan tugu Bengkalis ini dibuka pada pukul 17.00 oleh penampilan akustik musisi lokal. 

Penampilan Akustik

Selain itu, disekitar venue acara disebar banyak kotak donasi yang dibawa oleh panitia penyelenggara untuk mengambil donasi di sudut-sudut jalan utama kota Bengkalis. 

Pengumpul Donasi
Penampilan kemarin sore juga mendapat tontonan unik band Hijaber yang berasal dari salah satu kampus swasta di Bengkalis. Kesemua personil yang menggunakan Hijab ini membawakan beberapa hits song seperti Despacito dll. 

Band Hijab Asal Kampus swasta Bengkalis
Donasi yang terkumpul pada acara kemarin sejumlah Rp 1.570.500, semua donasi yang terkumpul akan diserahkan kepada MUI Bengkalis untuk diteruskan kepada lembaga yang berwajib untuk disampaikan ke Rohingya. Acara ini terselenggara atas dukungan penuh dari MUI Kab.Bengkalis,pelaku seni,komunitas motor dan beberapa akun sosial media lokal.

Berikut beberapa galeri photo kegiatan :
Panitia Acara
Pemain musik cilik

Penonton Acara
Penampilan Pengisi acara

Comments

Alan said…
Informasi yang sangat bagus... aksi solidaritas yang dilakukan mudah-mudahan mendapat berkah dari yang mahakuasa

Popular posts from this blog

Kisah dan Mitos di Balik Logo Apple

Apple Logo Steve Jobs dan Steve Wozniak, bersama memikirkan nama untuk perusahaan mereka. Jobs menginginkan sebuah nama yang sederhana. Sementara Wozniak menginginkan nama itu terdengar keren dan bernuasa elektronik. Wozniak lalu mengusulkan nama “Enterprise Computers.”“Tidak,” Jobs tak suka nama itu, dia sangat menolak. “Tidak boleh berbau StarTrek.” Ia memacu laju mobil yang sedang dikendarai, mengancam akan menabrakannya ke pohon jika sampai nama itu dipakai.“Baiklah… baiklah… Pelan-pelan,” pinta Wozniak. Jobs melambatkan laju mobil. Ia menegaskan perusahaan itu butuh nama yang saat seseorang melihatnya, dia ingin membeli produknya. Hening sejenak, dan… terlontar lah nama “Apple.”Wozniak terkejut. “Apple? Seperti buah?”“Buah dari kreasi, Apple. Itu sederhana, tapi kuat.”Demikianlah salah satu adegan di film "Jobs," di mana kedua pendiri Apple itu berdebat untuk memilih nama perusahaan.  Nama itu disepakati Jobs dan Wozniak saat keduanya dalam perjalanan menghadi...

Music Digital

Digital Music ( Musik Digital) adalah reproduksi suara dari sinyal digital yang telah dirobah keasalnya menjadi sinyal analog, perekaman suara digital dengan cara pengkodean angka biner hasil dari perobahan sinyal suara analog dengan bantuan frekwensi sampling. Musik digital bisa juga berasal dari suara sintetis, contoh peralatan sumber suara sintetis MIDI merupakan sumber suara digital berbagai instrumen musik yang bisa dimainkan oleh pemusik. Bentuk penyimpanan sinyal digital dalam media berbasis teknologi komputer. Format digital dapat menyimpan data dalam jumlah besar, jangka panjang dan berjaringan luas. Sejarah Singkat Perkembangan Format Musik Awalnya, piringan hitam merupakan sebuah alat yang memiliki pena yang bergetar untuk menghasilkan bunyi dari sebuah disc. Ide ini berasal dari Charles Cros dari Perancis pada tahum 1887. Namun sayangnya tidak pernah terwujud. Pada tahun yang sama, Thomas A. Edison menemukan Phonograph (pemutar piringan h...

Little Old Man, Sebuah Cerita Fantasi Dari Caessaria (Official Release)

Inilah kami, Caessaria. Terbentuk pada tahun 2020, beranggotakan Arin sebagai vokalis, Roby Satria dan Supernova sebagai pengisi gitar utama.  “Caessaria adalah grup band yang terbentuk dengan tema “a fantasy story, based on reality”. Arin berperan sebagai vokalis, penulis novel, dan seorang tarot reader. Dari semua itulah, Arin kemudian mengisi vokal untuk menyempurnakan Caessaria”, ujar Roby yang juga berperan sebagai music producer. Roby menambahkan, “Caessaria beranggotakan tiga personil. Namun hanya Arin yang kita tampilkan di depan publik. Saya dan Supernova berperan di belakang. Jadi konsep dari Caessaria memang dibuat se-original mungkin,”  Caessaria adalah sebuah cerita fantasi yang diadaptasi dari cerita novel, yang kemudian dirangkai oleh Arin dengan konsep kartu tarot. Di sini diceritakan Roby menjelma sebagai Hope, dan Supernova menjadi Black Rose. Untuk memulai kisah fantasi ini, “Little Old Man” terpilih menjadi pembuka dari album yang akan dirilis nanti. Menuru...