Skip to main content

(Official Press Release) Rock In Borneo 2017

Rock In Borneo 2017 Official Pamflet

Distorsi Rock Borneo Proudly Present :

ROCK IN BORNEO 2017 "Mamanda Etam Lestari"

Sabtu, 23 September 2017 |
Lapangan Panahan Std.Aji Imbut Tenggarong - Kutai Kartanegara | 
East Borneo,Indonesia |


Memasuki kali keenam pelaksanaan Rock in Borneo yang dulunya bernama Kukar Rockin'Fest,kami dari distorsi memiliki tantangan tersendiri pada tahun ini,dimana setiap tahunnya Puluhan Ribu penonton datang dari segala penjuru arah serta para awak Media baik Cetak,Digital maupun elektronik mulai dari Nasional hingga internasional datang meliput perhelatan besar ini,itulah yang menjadi alasan mendasar di pilihnya tagline MAMANDA ETAM LESTARI, mamanda sendiri adalah seni tradisi rakyat Kutai yang tentu saja banyak dari generasi milenial kurang mengenalnya,hingga peran Rock in Borneo disini adalah sebagai tongkat estafet agar seni mamanda bisa lebih di kenal anak anak muda pasca event berlangsung,tentu saja ada beberapa seni tradisi lainnya kami tampilkan disini seperti Tarsul,Beladon,Jepen,Belian,tari perang,hingga tari enggang,jadi selain anak anak muda dan penggemar musik rock datang menyaksikan band idola mereka,mereka bisa terlebih dahulu melihat penampilan khas Dari seniman seniman asli Kalimantan Timur ini,


Penonton juga akan dimanjakan oleh festival kuliner dan juga clothing yang berbaris rapi di dalam area venue,harapannya ekonomi kreatif turut berputar pada saat event berlangsung.



Bagi penonton yang ingin datang menyaksikan Rock in Borneo namun tak ingin mengantri panjang,silahkan memakai PESAPU (ikat kepala khas Kutai) yang cara mendapatkan dan pemakaiannya ada di Akun resmi sosial media Rock In Borneo (Facebook/Istagram) serta akan ada sholat maghrib berjamaah jadi di himbau para penonton muslim untuk membawa peralatan sholat masing masing, adapun tempat wudhu dan mushola juga kami siapkan pada saat event berlangsung.

Jadi Mari bersiap untuk sebuah pengalaman tak terlupakan Pesta Musik Keras Terbesar di Tanah Kalimantan,dan Pastikan menjadi Bagian dari Gemuruh Musik Keras Belantara ini, atas nama Komite Rock In Borneo, kami dari Distorsi memohon doa kawan kawan sekalian, semoga dilancarkan oleh Allah Subhana Wata'ala dan menjadi berkah kebaikan untuk semua,Sampai Jumpa Proud to Be Loud!


Open Gate : 09.00 AM


Special Performance :

SKIDROW (US)
Featuring :
Jamrud (Bandung)
Revenge the Fate (Bandung)
Kapital (Tenggarong)
Klandestin (Magelang)
Fallen to Pieces (Malang)
Ruffus (Tenggarong)
Adios Amigo (Sebulu)
Rise After fall (Tenggarong)
Identity Crissis (Tarakan)
Outraged (Tenggarong)
Scream Unseen (Bakungan)
Mrahung (Handil)
Gergad (Samarinda)
Cavendish (Samarinda)
Exitosa (Samarinda)
Crusader (Samarinda)
Davy Jones (Samarinda)
Empire (Samarinda)
Derkaizer (Samarinda)
The Last Destiny (Samarinda)
FDJ Mirza Mbot (Samarinda)
Olah Gubang (Tenggarong)
---------------------------
Tari Belian (Tanjung Isuy)
Tari Enggang (Long Noran)
Tari Perang (Miau Baru,Wahau)
Jepen Olah Gubang (Tenggarong)
Tarsul (Tenggarong)
Beladon (Tenggarong)
Dan Sanggar Seni Teater "Mamanda Etam Lestari" Pimpinan Zairin Zain (Tenggarong)
----------------------------
Festival Kuliner dan Clothing,Food Truck,
More Games,And More Amazing Experience, Get Ready to Borneo BIGgest Open Air Music Festival! Rock In Borneo 2017 Rayakan dan Sebarkan,Sampai Jumpa! 
Sponsorship By :
Go A Head People
Bankaltim
Gerbangraja

Supported by :
Talisman Production
Telkomsel
Grand Elty Singgasana
Teh Botol Sosro
Kukar Kreatif
Sulung Extreme Musick
Arm Strech Merchons
Magnuzz Sosis


Comments

Popular posts from this blog

Kisah dan Mitos di Balik Logo Apple

Apple Logo Steve Jobs dan Steve Wozniak, bersama memikirkan nama untuk perusahaan mereka. Jobs menginginkan sebuah nama yang sederhana. Sementara Wozniak menginginkan nama itu terdengar keren dan bernuasa elektronik. Wozniak lalu mengusulkan nama “Enterprise Computers.”“Tidak,” Jobs tak suka nama itu, dia sangat menolak. “Tidak boleh berbau StarTrek.” Ia memacu laju mobil yang sedang dikendarai, mengancam akan menabrakannya ke pohon jika sampai nama itu dipakai.“Baiklah… baiklah… Pelan-pelan,” pinta Wozniak. Jobs melambatkan laju mobil. Ia menegaskan perusahaan itu butuh nama yang saat seseorang melihatnya, dia ingin membeli produknya. Hening sejenak, dan… terlontar lah nama “Apple.”Wozniak terkejut. “Apple? Seperti buah?”“Buah dari kreasi, Apple. Itu sederhana, tapi kuat.”Demikianlah salah satu adegan di film "Jobs," di mana kedua pendiri Apple itu berdebat untuk memilih nama perusahaan.  Nama itu disepakati Jobs dan Wozniak saat keduanya dalam perjalanan menghadi...

Music Digital

Digital Music ( Musik Digital) adalah reproduksi suara dari sinyal digital yang telah dirobah keasalnya menjadi sinyal analog, perekaman suara digital dengan cara pengkodean angka biner hasil dari perobahan sinyal suara analog dengan bantuan frekwensi sampling. Musik digital bisa juga berasal dari suara sintetis, contoh peralatan sumber suara sintetis MIDI merupakan sumber suara digital berbagai instrumen musik yang bisa dimainkan oleh pemusik. Bentuk penyimpanan sinyal digital dalam media berbasis teknologi komputer. Format digital dapat menyimpan data dalam jumlah besar, jangka panjang dan berjaringan luas. Sejarah Singkat Perkembangan Format Musik Awalnya, piringan hitam merupakan sebuah alat yang memiliki pena yang bergetar untuk menghasilkan bunyi dari sebuah disc. Ide ini berasal dari Charles Cros dari Perancis pada tahum 1887. Namun sayangnya tidak pernah terwujud. Pada tahun yang sama, Thomas A. Edison menemukan Phonograph (pemutar piringan h...

Little Old Man, Sebuah Cerita Fantasi Dari Caessaria (Official Release)

Inilah kami, Caessaria. Terbentuk pada tahun 2020, beranggotakan Arin sebagai vokalis, Roby Satria dan Supernova sebagai pengisi gitar utama.  “Caessaria adalah grup band yang terbentuk dengan tema “a fantasy story, based on reality”. Arin berperan sebagai vokalis, penulis novel, dan seorang tarot reader. Dari semua itulah, Arin kemudian mengisi vokal untuk menyempurnakan Caessaria”, ujar Roby yang juga berperan sebagai music producer. Roby menambahkan, “Caessaria beranggotakan tiga personil. Namun hanya Arin yang kita tampilkan di depan publik. Saya dan Supernova berperan di belakang. Jadi konsep dari Caessaria memang dibuat se-original mungkin,”  Caessaria adalah sebuah cerita fantasi yang diadaptasi dari cerita novel, yang kemudian dirangkai oleh Arin dengan konsep kartu tarot. Di sini diceritakan Roby menjelma sebagai Hope, dan Supernova menjadi Black Rose. Untuk memulai kisah fantasi ini, “Little Old Man” terpilih menjadi pembuka dari album yang akan dirilis nanti. Menuru...