Skip to main content

Pesawat SKYLON Keliling Dunia Dalam 4 Jam

Perusahaan kedirgantaraan Inggris, Reaction Engines menciptakan pesawat yang mampu mengelilingi dunia hanya dalam waktu empat jam
 Pesawat dengan panjang 276 meter ini diberi nama Skylon. Pesawat Skylon ini akan lepas landas dan mendarat secara horisontal (seperti pesawat pada umumnya), yang akan membuat lebih mudah dari pada menggunakan sebuah roket standar. Kabarnya, pesawat Skylon ini mampu mengelilingi dunia hanya dalam waktu 4 jam.
Reaction Engines mengatakan bahwa hanya ada satu teknologi yang benar-benar baru di pesawat yang dulunya tak mungkin menjadi mungkin. Dalam sebuah video baru, chief engineer Alan Bond menjelaskan bahwa udara yang masuk ke sistem mesin "Sabre" baru dapat didinginkan dalam waktu 0,1 detik walaupun suhunya lebih dari 1.000 derajat Celcius. Kemampuan ini memungkinkan mesin jet dapat berjalan dengan daya yang lebih tinggi dari apa yang ada pada saat ini.
Pesawat ini dapat mencapai kecepatan lima kali kecepatan suara. Terobosan teknologi di pesawat ini adalah sistem pendingin yang menggunakan sebuah array pipa tipis, diatur dalam "pusaran" pola dan diisi dengan helium kental, untuk mengekstrak panas dari udara dan mendinginkannya sampai minus 150 C sebelum memasuki mesin. Dalam keadaan normal, hal ini akan menyebabkan uap air di udara membeku, lapisan mesin menjadi es, tetapi perusahaan penerbangan ini juga telah mengembangkan metode yang mencegah hal ini terjadi.
Perusahaan ini rencananya menggunakan teknologi pendingin untuk membuat sebuah pesawat yang mengangkut 300 penumpang dan terbang seperti roket ini akan "mengubah penerbangan dengan kecepatan tinggi" kata Bond menambahkan.

Pesawat senilai 1,1 milyar USD ini memiliki kelemahan tidak memiliki jendela sehingga tidak bisa melihat pemandangan ke bawah dari angkasa. Perusahaan ini sedang dalam proses pengujian sistem. Uji coba penerbangan Skylon yang juga bisa menjelajah hingga ke luar angkasa ini direncanakan pada tahun 2019. Mau ikut?

Comments

Alan said…
Wah... teknologi yang menakjubkan yang akan sangat membantu manusia di bidang transportasi...

Popular posts from this blog

Kisah dan Mitos di Balik Logo Apple

Apple Logo Steve Jobs dan Steve Wozniak, bersama memikirkan nama untuk perusahaan mereka. Jobs menginginkan sebuah nama yang sederhana. Sementara Wozniak menginginkan nama itu terdengar keren dan bernuasa elektronik. Wozniak lalu mengusulkan nama “Enterprise Computers.”“Tidak,” Jobs tak suka nama itu, dia sangat menolak. “Tidak boleh berbau StarTrek.” Ia memacu laju mobil yang sedang dikendarai, mengancam akan menabrakannya ke pohon jika sampai nama itu dipakai.“Baiklah… baiklah… Pelan-pelan,” pinta Wozniak. Jobs melambatkan laju mobil. Ia menegaskan perusahaan itu butuh nama yang saat seseorang melihatnya, dia ingin membeli produknya. Hening sejenak, dan… terlontar lah nama “Apple.”Wozniak terkejut. “Apple? Seperti buah?”“Buah dari kreasi, Apple. Itu sederhana, tapi kuat.”Demikianlah salah satu adegan di film "Jobs," di mana kedua pendiri Apple itu berdebat untuk memilih nama perusahaan.  Nama itu disepakati Jobs dan Wozniak saat keduanya dalam perjalanan menghadi...

Music Digital

Digital Music ( Musik Digital) adalah reproduksi suara dari sinyal digital yang telah dirobah keasalnya menjadi sinyal analog, perekaman suara digital dengan cara pengkodean angka biner hasil dari perobahan sinyal suara analog dengan bantuan frekwensi sampling. Musik digital bisa juga berasal dari suara sintetis, contoh peralatan sumber suara sintetis MIDI merupakan sumber suara digital berbagai instrumen musik yang bisa dimainkan oleh pemusik. Bentuk penyimpanan sinyal digital dalam media berbasis teknologi komputer. Format digital dapat menyimpan data dalam jumlah besar, jangka panjang dan berjaringan luas. Sejarah Singkat Perkembangan Format Musik Awalnya, piringan hitam merupakan sebuah alat yang memiliki pena yang bergetar untuk menghasilkan bunyi dari sebuah disc. Ide ini berasal dari Charles Cros dari Perancis pada tahum 1887. Namun sayangnya tidak pernah terwujud. Pada tahun yang sama, Thomas A. Edison menemukan Phonograph (pemutar piringan h...

Little Old Man, Sebuah Cerita Fantasi Dari Caessaria (Official Release)

Inilah kami, Caessaria. Terbentuk pada tahun 2020, beranggotakan Arin sebagai vokalis, Roby Satria dan Supernova sebagai pengisi gitar utama.  “Caessaria adalah grup band yang terbentuk dengan tema “a fantasy story, based on reality”. Arin berperan sebagai vokalis, penulis novel, dan seorang tarot reader. Dari semua itulah, Arin kemudian mengisi vokal untuk menyempurnakan Caessaria”, ujar Roby yang juga berperan sebagai music producer. Roby menambahkan, “Caessaria beranggotakan tiga personil. Namun hanya Arin yang kita tampilkan di depan publik. Saya dan Supernova berperan di belakang. Jadi konsep dari Caessaria memang dibuat se-original mungkin,”  Caessaria adalah sebuah cerita fantasi yang diadaptasi dari cerita novel, yang kemudian dirangkai oleh Arin dengan konsep kartu tarot. Di sini diceritakan Roby menjelma sebagai Hope, dan Supernova menjadi Black Rose. Untuk memulai kisah fantasi ini, “Little Old Man” terpilih menjadi pembuka dari album yang akan dirilis nanti. Menuru...