Skip to main content

Kuliah Heavy Metal dan Rock ala Komunal melalui album Gemuruh Musik Pertiwi

Copyright by Rudolf  Dethu
Ini musik kami berkumandang liar megah
Mewarnai hidup takkan pernah terbeli
Keyakinan ini bagai cinta yang abadi
Membangun pusara hingga dibawa mati


Kepercayaan diri yang kuat terpancar dari penggalan lirik lagu diatas, karya sebuah band yang bernama KOMUNAL. Komunal adalah Band yang terbentuk berdasarkan pertemanan 4 sekawan yang merantau di kota kembang Bandung. Band bergenre Rock dan heavy metal ini terbentuk sejak tahun 2004 dan telah memanaskan skema musik nasional. 

Komposisi personil KOMUNAL terdiri atas 3 mahasiswa perantauan asal Pekanbaru yaitu Doddy Hamson (Vokal),Arie Khomani (Bassist),Anwar Sadat (Gitaris) dan Drummer asal Banjarmasin Reza HK. Selama perjalanan bermusik 3 album penuh sudah dirilis yaitu Panorama,Hitam Semesta, Gemuruh Musik Pertiwi. Ketiga album ini telah membuat KOMUNAL menjadi salah satu band heavy metal papan atas di Indonesia yang memiliki banyak fans fanatik. 

Dari ke 3 Album komunal yang telah dirilis, Gemuruh Musik Pertiwi menjadi salah satu album yang layak anda masukkan kedalam playlist yang diputar setiap hari. Album ini menjadi spesial karena direkam secara live di  ArtSound Studio Jakarta, selain itu kesan Rock and Roll lebih terasa dikarenakan setiap lirik dapat dicerna dengan jelas dan tempo musik yang sedikit lebih lambat dibanding album sebelumnya. Karya ini dibuat sebagai bentuk penghormatan mereka terhadap para sesepuh rock seperti Godbless dan album ini terinspirasi dari Album Raksasa milik sang legenda hidup musik Indonesia tersebut. Album ini dirilis dibawah bendera Progresiv Barbar Musik sebuah record label bentukan mereka sendiri. Karya ke 3 mereka ini terdiri dari 9 track yang siap memberikan kuliah ke setiap pendengarnya bagaimana musik Heavy Metal dan Rock and Roll yang baik dan benar.

Gemuruh Musik Pertiwi Album

Track List
  1. Gemuruh musik pertiwi
  2. Bakar kibar
  3. Rock petir
  4. Pada mu negeri
  5. Adong nang diada
  6. Lagu berani
  7. Esok makan apa?Hidup adalah narkotik
  8. Sisila senandung sang bapa 
  9. Ngarbone

Comments

Popular posts from this blog

Kisah dan Mitos di Balik Logo Apple

Apple Logo Steve Jobs dan Steve Wozniak, bersama memikirkan nama untuk perusahaan mereka. Jobs menginginkan sebuah nama yang sederhana. Sementara Wozniak menginginkan nama itu terdengar keren dan bernuasa elektronik. Wozniak lalu mengusulkan nama “Enterprise Computers.”“Tidak,” Jobs tak suka nama itu, dia sangat menolak. “Tidak boleh berbau StarTrek.” Ia memacu laju mobil yang sedang dikendarai, mengancam akan menabrakannya ke pohon jika sampai nama itu dipakai.“Baiklah… baiklah… Pelan-pelan,” pinta Wozniak. Jobs melambatkan laju mobil. Ia menegaskan perusahaan itu butuh nama yang saat seseorang melihatnya, dia ingin membeli produknya. Hening sejenak, dan… terlontar lah nama “Apple.”Wozniak terkejut. “Apple? Seperti buah?”“Buah dari kreasi, Apple. Itu sederhana, tapi kuat.”Demikianlah salah satu adegan di film "Jobs," di mana kedua pendiri Apple itu berdebat untuk memilih nama perusahaan.  Nama itu disepakati Jobs dan Wozniak saat keduanya dalam perjalanan menghadi...

Music Digital

Digital Music ( Musik Digital) adalah reproduksi suara dari sinyal digital yang telah dirobah keasalnya menjadi sinyal analog, perekaman suara digital dengan cara pengkodean angka biner hasil dari perobahan sinyal suara analog dengan bantuan frekwensi sampling. Musik digital bisa juga berasal dari suara sintetis, contoh peralatan sumber suara sintetis MIDI merupakan sumber suara digital berbagai instrumen musik yang bisa dimainkan oleh pemusik. Bentuk penyimpanan sinyal digital dalam media berbasis teknologi komputer. Format digital dapat menyimpan data dalam jumlah besar, jangka panjang dan berjaringan luas. Sejarah Singkat Perkembangan Format Musik Awalnya, piringan hitam merupakan sebuah alat yang memiliki pena yang bergetar untuk menghasilkan bunyi dari sebuah disc. Ide ini berasal dari Charles Cros dari Perancis pada tahum 1887. Namun sayangnya tidak pernah terwujud. Pada tahun yang sama, Thomas A. Edison menemukan Phonograph (pemutar piringan h...

Little Old Man, Sebuah Cerita Fantasi Dari Caessaria (Official Release)

Inilah kami, Caessaria. Terbentuk pada tahun 2020, beranggotakan Arin sebagai vokalis, Roby Satria dan Supernova sebagai pengisi gitar utama.  “Caessaria adalah grup band yang terbentuk dengan tema “a fantasy story, based on reality”. Arin berperan sebagai vokalis, penulis novel, dan seorang tarot reader. Dari semua itulah, Arin kemudian mengisi vokal untuk menyempurnakan Caessaria”, ujar Roby yang juga berperan sebagai music producer. Roby menambahkan, “Caessaria beranggotakan tiga personil. Namun hanya Arin yang kita tampilkan di depan publik. Saya dan Supernova berperan di belakang. Jadi konsep dari Caessaria memang dibuat se-original mungkin,”  Caessaria adalah sebuah cerita fantasi yang diadaptasi dari cerita novel, yang kemudian dirangkai oleh Arin dengan konsep kartu tarot. Di sini diceritakan Roby menjelma sebagai Hope, dan Supernova menjadi Black Rose. Untuk memulai kisah fantasi ini, “Little Old Man” terpilih menjadi pembuka dari album yang akan dirilis nanti. Menuru...