Skip to main content

Perpaduan Musik Melayu dan Jazz ala GELIGA


Siapa bilang musik melayu adalah musik yang membosankan,kuno dan "katrok". Kalau setuju dengan pernyataan diatas berarti anda mungkin kurang referensi atau belum tahu kalau di Riau memiliki band yang mengawinkan antara musik melayu dan jazz. suatu perkawinan musik yang sangat unik dan cukup berani namun membuat penasaran bagaimana hasil dari perkawinan musik antara dua benua yang cukup jauh jaraknya itu.

Geliga,band asal Pekanbaru yang telah berhasil mengawinkan 2 genre tersebut sehingga menghasilkan  komposisi musik yang ciamik dan sangat recomended buat dinikmati.Geliga yang dipimpin oleh pianis eri bob menawarkan melodi musik jazz baru yg bercita rasa melayu dengan komposisi yang unik dan tidak kuno atau "katrok".

Tiga Album telah dirilis Geliga selama karir bermusik nya yaitu "Instrumental Jazz Melayu" (2002). Album ini merupakan kolaborasi dengan budayawan riau Yusmar Yusuf sebagai penulis lirik,proses rekaman dikerjakan di Pekanbaru dan mixing di Malaysia. Kemudian berlanjut ke Album "Dang Bulan Nan Juang"(2007) dan "Tan Malaka"(2010).

Berbagai panggung level nasional maupun internasional telah disinggahi oleh Geliga seperti Java Jazz Festival 2007,Bandung World Jazz Festival 2009, dan The world malay arts celebration. 

namun band dengan penuh prestasi yang membanggakan tersebut berakhir dengan tidak terlalu hingar bingar didaerah sendiri dan justru mendapat apresiasi sangat tinggi oleh warga luar. 

Berikut beberapa karya Geliga yang telah diunggah oleh para pendengar di dunia maya.





Comments

Popular posts from this blog

Kisah dan Mitos di Balik Logo Apple

Apple Logo Steve Jobs dan Steve Wozniak, bersama memikirkan nama untuk perusahaan mereka. Jobs menginginkan sebuah nama yang sederhana. Sementara Wozniak menginginkan nama itu terdengar keren dan bernuasa elektronik. Wozniak lalu mengusulkan nama “Enterprise Computers.”“Tidak,” Jobs tak suka nama itu, dia sangat menolak. “Tidak boleh berbau StarTrek.” Ia memacu laju mobil yang sedang dikendarai, mengancam akan menabrakannya ke pohon jika sampai nama itu dipakai.“Baiklah… baiklah… Pelan-pelan,” pinta Wozniak. Jobs melambatkan laju mobil. Ia menegaskan perusahaan itu butuh nama yang saat seseorang melihatnya, dia ingin membeli produknya. Hening sejenak, dan… terlontar lah nama “Apple.”Wozniak terkejut. “Apple? Seperti buah?”“Buah dari kreasi, Apple. Itu sederhana, tapi kuat.”Demikianlah salah satu adegan di film "Jobs," di mana kedua pendiri Apple itu berdebat untuk memilih nama perusahaan.  Nama itu disepakati Jobs dan Wozniak saat keduanya dalam perjalanan menghadi...

Music Digital

Digital Music ( Musik Digital) adalah reproduksi suara dari sinyal digital yang telah dirobah keasalnya menjadi sinyal analog, perekaman suara digital dengan cara pengkodean angka biner hasil dari perobahan sinyal suara analog dengan bantuan frekwensi sampling. Musik digital bisa juga berasal dari suara sintetis, contoh peralatan sumber suara sintetis MIDI merupakan sumber suara digital berbagai instrumen musik yang bisa dimainkan oleh pemusik. Bentuk penyimpanan sinyal digital dalam media berbasis teknologi komputer. Format digital dapat menyimpan data dalam jumlah besar, jangka panjang dan berjaringan luas. Sejarah Singkat Perkembangan Format Musik Awalnya, piringan hitam merupakan sebuah alat yang memiliki pena yang bergetar untuk menghasilkan bunyi dari sebuah disc. Ide ini berasal dari Charles Cros dari Perancis pada tahum 1887. Namun sayangnya tidak pernah terwujud. Pada tahun yang sama, Thomas A. Edison menemukan Phonograph (pemutar piringan h...

Little Old Man, Sebuah Cerita Fantasi Dari Caessaria (Official Release)

Inilah kami, Caessaria. Terbentuk pada tahun 2020, beranggotakan Arin sebagai vokalis, Roby Satria dan Supernova sebagai pengisi gitar utama.  “Caessaria adalah grup band yang terbentuk dengan tema “a fantasy story, based on reality”. Arin berperan sebagai vokalis, penulis novel, dan seorang tarot reader. Dari semua itulah, Arin kemudian mengisi vokal untuk menyempurnakan Caessaria”, ujar Roby yang juga berperan sebagai music producer. Roby menambahkan, “Caessaria beranggotakan tiga personil. Namun hanya Arin yang kita tampilkan di depan publik. Saya dan Supernova berperan di belakang. Jadi konsep dari Caessaria memang dibuat se-original mungkin,”  Caessaria adalah sebuah cerita fantasi yang diadaptasi dari cerita novel, yang kemudian dirangkai oleh Arin dengan konsep kartu tarot. Di sini diceritakan Roby menjelma sebagai Hope, dan Supernova menjadi Black Rose. Untuk memulai kisah fantasi ini, “Little Old Man” terpilih menjadi pembuka dari album yang akan dirilis nanti. Menuru...