Skip to main content

Rumor Atas Nokia ‘Android’ Normandy

Normandy
Kabar hadirnya smartphone Nokia berasa Android bernama Normandy santer menghiasai headline sejumlah media online tak terkecuali TRL sepanjang Desember 2013 hingga Januari 2014 ini.

Serangkaian rumor yang sudah berhembus mulai spesifikasi, wujud Normandy hingga kehadirannya di Indonesia tak begitu saja menghentikan saga Nokia Normandy. Seiring waktu berjalan, rumor Nokia Normandy justru kian memanas.

Rumor menyebutkan bahwa Nokia dengan Android yang sebelumnya dikenal dengan nama Normandy (yang menjadi semacam kode pengembangan) nantinya akan dinamai Nokia X. Nama yang cukup menarik jika memang benar nanti akan digunakan sebagai nama komersil.

Beberapa kabar lainnya yang beredar belum lama ini antara lain munculnya wujud perangkat tersebut di situs Vietnam Gioididong.com yang sempat diabadikan oleh Techienews.co.uk dalam bentuk screenshot lengkap dengan spesifikasi yang dibawa, sebelum akhirnya halaman tersebut ‘menghilang’ dari situs tersebut.

Berdasarkan hasil screenshot di atas, Nokia Normandy dibekali layar WVGA berukuran 4.0 inci dengan dukungan prosesor dual core GHz. Sistem operasi yang digunakan relatif sama dengan bocoran-bocaran sebelumnya yakni Android 4.4 KitKat serta dilengkapi kamera belakang beresolusi 5MP dan fitur dual SIM.


Sayangnya dalam screenshot tersebut tidak terpampang harga jual yang ditawarkan kepada konsumen. Spesifikasi yang muncul di situs ini juga sepertinya dikonfimasi (dalam tanda kutip karena semua belum pasti sampai Nokia sendiri yang mengumumkannya) oleh akun @evleaks yang terkenal dengan berbagai bocoran gadgetnya.
Dari akun Twitter tersebut ditampikan beberapa spesifikasi terkait Nokia Normandy atau Nokia X. Berikut Tweet dari @evleaks:

Comments

Popular posts from this blog

Kisah dan Mitos di Balik Logo Apple

Apple Logo Steve Jobs dan Steve Wozniak, bersama memikirkan nama untuk perusahaan mereka. Jobs menginginkan sebuah nama yang sederhana. Sementara Wozniak menginginkan nama itu terdengar keren dan bernuasa elektronik. Wozniak lalu mengusulkan nama “Enterprise Computers.”“Tidak,” Jobs tak suka nama itu, dia sangat menolak. “Tidak boleh berbau StarTrek.” Ia memacu laju mobil yang sedang dikendarai, mengancam akan menabrakannya ke pohon jika sampai nama itu dipakai.“Baiklah… baiklah… Pelan-pelan,” pinta Wozniak. Jobs melambatkan laju mobil. Ia menegaskan perusahaan itu butuh nama yang saat seseorang melihatnya, dia ingin membeli produknya. Hening sejenak, dan… terlontar lah nama “Apple.”Wozniak terkejut. “Apple? Seperti buah?”“Buah dari kreasi, Apple. Itu sederhana, tapi kuat.”Demikianlah salah satu adegan di film "Jobs," di mana kedua pendiri Apple itu berdebat untuk memilih nama perusahaan.  Nama itu disepakati Jobs dan Wozniak saat keduanya dalam perjalanan menghadi...

Music Digital

Digital Music ( Musik Digital) adalah reproduksi suara dari sinyal digital yang telah dirobah keasalnya menjadi sinyal analog, perekaman suara digital dengan cara pengkodean angka biner hasil dari perobahan sinyal suara analog dengan bantuan frekwensi sampling. Musik digital bisa juga berasal dari suara sintetis, contoh peralatan sumber suara sintetis MIDI merupakan sumber suara digital berbagai instrumen musik yang bisa dimainkan oleh pemusik. Bentuk penyimpanan sinyal digital dalam media berbasis teknologi komputer. Format digital dapat menyimpan data dalam jumlah besar, jangka panjang dan berjaringan luas. Sejarah Singkat Perkembangan Format Musik Awalnya, piringan hitam merupakan sebuah alat yang memiliki pena yang bergetar untuk menghasilkan bunyi dari sebuah disc. Ide ini berasal dari Charles Cros dari Perancis pada tahum 1887. Namun sayangnya tidak pernah terwujud. Pada tahun yang sama, Thomas A. Edison menemukan Phonograph (pemutar piringan h...

Little Old Man, Sebuah Cerita Fantasi Dari Caessaria (Official Release)

Inilah kami, Caessaria. Terbentuk pada tahun 2020, beranggotakan Arin sebagai vokalis, Roby Satria dan Supernova sebagai pengisi gitar utama.  “Caessaria adalah grup band yang terbentuk dengan tema “a fantasy story, based on reality”. Arin berperan sebagai vokalis, penulis novel, dan seorang tarot reader. Dari semua itulah, Arin kemudian mengisi vokal untuk menyempurnakan Caessaria”, ujar Roby yang juga berperan sebagai music producer. Roby menambahkan, “Caessaria beranggotakan tiga personil. Namun hanya Arin yang kita tampilkan di depan publik. Saya dan Supernova berperan di belakang. Jadi konsep dari Caessaria memang dibuat se-original mungkin,”  Caessaria adalah sebuah cerita fantasi yang diadaptasi dari cerita novel, yang kemudian dirangkai oleh Arin dengan konsep kartu tarot. Di sini diceritakan Roby menjelma sebagai Hope, dan Supernova menjadi Black Rose. Untuk memulai kisah fantasi ini, “Little Old Man” terpilih menjadi pembuka dari album yang akan dirilis nanti. Menuru...