Skip to main content

Festival Musik Terbesar Dunia

1. Glastonbury Festival
Glastonbury Festival
.
Glastonbury Festival adalah festival musik terbesar yang ada di dunia. Festival tersebut berlangsung di selatan inggris selama beberapa hari. Tak hanya musik, berbagai macam jenis seni kontemporer juga ditampilkan di festival ini. Berbagai macam aliran musik seperti Folk, Rock, Jazz, Reggae, dan Hip Hop ditampilkan di beberapa panggung yang terdapat di festival ini.

2. SummerFest

SummerFest
Summerfest yang digelar di Amerika Serikat pada musim panas ini juga sering dijuluki sebagai 'The Big Gig' karena jumlah peserta band penampil yang mencapai 700 band. Digelar selama 11 hari dari akhir bulan Juni sampai awal bulan Juli.

3. TomorrowLand

TomorrowLand
Tomorrowland adalah festival musik DJ yang digelar selama tiga hari di Belgia, TomorrowLand selalu mendatangkan DJ terbaik di seluruh dunia seperti David Guetta, Steve Aoki, dan DJ group Swedish House Mafia dll. Bahkan, festival ini juga berhasil memenangkan banyak penghargaan, termasuk Festival Terbaik Eropa dan Festival Musim Panas Terbaik di Belgia. Selain itu, Tomorrowland pernah dinominasikan sebagai Festival Global Terbaik di International Dance Music Awards.

4. Rainforest World Music Festival

Rainforest World Music Festival
Festival ini salah satu festival musik yang juga terbesar di Asia. Baru mulai dilangsungkan beberapa tahun lalu di Malaysia, festival ini mengusung konsep hijau dimana lokasi acara terletak di salah satu hutan hujan yang ada di Kalimantan, Sarawak, Malaysia. Biasanya, festival ini diadakan pada minggu pertama bulan Juli setiap tahunnya. Puluhan musisi dan ratusan ribu penonton hadir setiap tahunnya di festival ini.

Comments

Unknown said…
its own agenda in each year. Mat they have always complied with by the community n * dist even tourists.
togel sgp

Popular posts from this blog

Kisah dan Mitos di Balik Logo Apple

Apple Logo Steve Jobs dan Steve Wozniak, bersama memikirkan nama untuk perusahaan mereka. Jobs menginginkan sebuah nama yang sederhana. Sementara Wozniak menginginkan nama itu terdengar keren dan bernuasa elektronik. Wozniak lalu mengusulkan nama “Enterprise Computers.”“Tidak,” Jobs tak suka nama itu, dia sangat menolak. “Tidak boleh berbau StarTrek.” Ia memacu laju mobil yang sedang dikendarai, mengancam akan menabrakannya ke pohon jika sampai nama itu dipakai.“Baiklah… baiklah… Pelan-pelan,” pinta Wozniak. Jobs melambatkan laju mobil. Ia menegaskan perusahaan itu butuh nama yang saat seseorang melihatnya, dia ingin membeli produknya. Hening sejenak, dan… terlontar lah nama “Apple.”Wozniak terkejut. “Apple? Seperti buah?”“Buah dari kreasi, Apple. Itu sederhana, tapi kuat.”Demikianlah salah satu adegan di film "Jobs," di mana kedua pendiri Apple itu berdebat untuk memilih nama perusahaan.  Nama itu disepakati Jobs dan Wozniak saat keduanya dalam perjalanan menghadi...

Music Digital

Digital Music ( Musik Digital) adalah reproduksi suara dari sinyal digital yang telah dirobah keasalnya menjadi sinyal analog, perekaman suara digital dengan cara pengkodean angka biner hasil dari perobahan sinyal suara analog dengan bantuan frekwensi sampling. Musik digital bisa juga berasal dari suara sintetis, contoh peralatan sumber suara sintetis MIDI merupakan sumber suara digital berbagai instrumen musik yang bisa dimainkan oleh pemusik. Bentuk penyimpanan sinyal digital dalam media berbasis teknologi komputer. Format digital dapat menyimpan data dalam jumlah besar, jangka panjang dan berjaringan luas. Sejarah Singkat Perkembangan Format Musik Awalnya, piringan hitam merupakan sebuah alat yang memiliki pena yang bergetar untuk menghasilkan bunyi dari sebuah disc. Ide ini berasal dari Charles Cros dari Perancis pada tahum 1887. Namun sayangnya tidak pernah terwujud. Pada tahun yang sama, Thomas A. Edison menemukan Phonograph (pemutar piringan h...

Little Old Man, Sebuah Cerita Fantasi Dari Caessaria (Official Release)

Inilah kami, Caessaria. Terbentuk pada tahun 2020, beranggotakan Arin sebagai vokalis, Roby Satria dan Supernova sebagai pengisi gitar utama.  “Caessaria adalah grup band yang terbentuk dengan tema “a fantasy story, based on reality”. Arin berperan sebagai vokalis, penulis novel, dan seorang tarot reader. Dari semua itulah, Arin kemudian mengisi vokal untuk menyempurnakan Caessaria”, ujar Roby yang juga berperan sebagai music producer. Roby menambahkan, “Caessaria beranggotakan tiga personil. Namun hanya Arin yang kita tampilkan di depan publik. Saya dan Supernova berperan di belakang. Jadi konsep dari Caessaria memang dibuat se-original mungkin,”  Caessaria adalah sebuah cerita fantasi yang diadaptasi dari cerita novel, yang kemudian dirangkai oleh Arin dengan konsep kartu tarot. Di sini diceritakan Roby menjelma sebagai Hope, dan Supernova menjadi Black Rose. Untuk memulai kisah fantasi ini, “Little Old Man” terpilih menjadi pembuka dari album yang akan dirilis nanti. Menuru...