Skip to main content

Makanan di Kantin Kampus Berdasarkan Tingkat Popularitasnya


Udah bukan rahasia lagi kalo uang jajan atau uang bulanan mahasiswa itu terbatas. Makanya, kita harus pinter-pinter ngatur duit, termasuk duit buat makan. Pilihlah makanan yang ramah sama kantong dan perut kamu, kayak makanan-makanan di bawah ini.

1. Pecel Ayam
Di tiap pengkolan, pasti ada tukang pecel ayam. Kalo ada award untuk makanan paling populer, pecel ayam pasti juaranya. Mungkin karena praktis dan murah-meriah. Nah, itulah poinnya: praktis dan murah meriah. Nggak heran kalo pecel ayam adalah menu wajib tiap kantin kampus. Makanya, jarang banget ada kantin kampus yang nyediain menu kambing guling. Udah ribet, mahal pula!

2. Bakso
Ini dia makanan yang mendekati level kepopuleran pecel ayam. Selama tinggal di Indonesia, kayaknya nggak mungkin kita susah nemuin tukang bakso. Di mana-mana, di kampung dan di kota, tukang bakso bertebaran. Bisa dibilang, makanan paling merakyat, ya, si bakso ini. Nggak heran, dong, kalo di tiap kantin kampus pasti ada menu ini. Murah-meriah, bro!

3. Gado-gado
Setelah pecel ayam dan bakso, yang menduduki peringkat tiga adalah gado-gado. Murah-meriah dan ngenyangin. Kurang apa lagi coba? Cocoklah untuk dompet dan perut mahasiswa. Nggak pake nasi atau lontong pun kita bisa kenyang. Hebatlah si gado-gado ini!

4. Mie Rebus/Mie Goreng
Kalo ini mah nggak usah ditanya. Di mana-mana emang selalu jadi favorit. Apalagi buat anak kos. Anak kos mana coba yang nggak nyetok mie instan di kamarnya? Kalo ada, berarti dia bukan anak kos sejati.

Apa menu andelan di kantin kampus kamu?

Sumber : http://nyunyu.com/2012/09/makanan-di-kantin-kampus-berdasarkan-tingkat-popularitasnya/

Comments

Popular posts from this blog

Kisah dan Mitos di Balik Logo Apple

Apple Logo Steve Jobs dan Steve Wozniak, bersama memikirkan nama untuk perusahaan mereka. Jobs menginginkan sebuah nama yang sederhana. Sementara Wozniak menginginkan nama itu terdengar keren dan bernuasa elektronik. Wozniak lalu mengusulkan nama “Enterprise Computers.”“Tidak,” Jobs tak suka nama itu, dia sangat menolak. “Tidak boleh berbau StarTrek.” Ia memacu laju mobil yang sedang dikendarai, mengancam akan menabrakannya ke pohon jika sampai nama itu dipakai.“Baiklah… baiklah… Pelan-pelan,” pinta Wozniak. Jobs melambatkan laju mobil. Ia menegaskan perusahaan itu butuh nama yang saat seseorang melihatnya, dia ingin membeli produknya. Hening sejenak, dan… terlontar lah nama “Apple.”Wozniak terkejut. “Apple? Seperti buah?”“Buah dari kreasi, Apple. Itu sederhana, tapi kuat.”Demikianlah salah satu adegan di film "Jobs," di mana kedua pendiri Apple itu berdebat untuk memilih nama perusahaan.  Nama itu disepakati Jobs dan Wozniak saat keduanya dalam perjalanan menghadi...

Music Digital

Digital Music ( Musik Digital) adalah reproduksi suara dari sinyal digital yang telah dirobah keasalnya menjadi sinyal analog, perekaman suara digital dengan cara pengkodean angka biner hasil dari perobahan sinyal suara analog dengan bantuan frekwensi sampling. Musik digital bisa juga berasal dari suara sintetis, contoh peralatan sumber suara sintetis MIDI merupakan sumber suara digital berbagai instrumen musik yang bisa dimainkan oleh pemusik. Bentuk penyimpanan sinyal digital dalam media berbasis teknologi komputer. Format digital dapat menyimpan data dalam jumlah besar, jangka panjang dan berjaringan luas. Sejarah Singkat Perkembangan Format Musik Awalnya, piringan hitam merupakan sebuah alat yang memiliki pena yang bergetar untuk menghasilkan bunyi dari sebuah disc. Ide ini berasal dari Charles Cros dari Perancis pada tahum 1887. Namun sayangnya tidak pernah terwujud. Pada tahun yang sama, Thomas A. Edison menemukan Phonograph (pemutar piringan h...

Little Old Man, Sebuah Cerita Fantasi Dari Caessaria (Official Release)

Inilah kami, Caessaria. Terbentuk pada tahun 2020, beranggotakan Arin sebagai vokalis, Roby Satria dan Supernova sebagai pengisi gitar utama.  “Caessaria adalah grup band yang terbentuk dengan tema “a fantasy story, based on reality”. Arin berperan sebagai vokalis, penulis novel, dan seorang tarot reader. Dari semua itulah, Arin kemudian mengisi vokal untuk menyempurnakan Caessaria”, ujar Roby yang juga berperan sebagai music producer. Roby menambahkan, “Caessaria beranggotakan tiga personil. Namun hanya Arin yang kita tampilkan di depan publik. Saya dan Supernova berperan di belakang. Jadi konsep dari Caessaria memang dibuat se-original mungkin,”  Caessaria adalah sebuah cerita fantasi yang diadaptasi dari cerita novel, yang kemudian dirangkai oleh Arin dengan konsep kartu tarot. Di sini diceritakan Roby menjelma sebagai Hope, dan Supernova menjadi Black Rose. Untuk memulai kisah fantasi ini, “Little Old Man” terpilih menjadi pembuka dari album yang akan dirilis nanti. Menuru...