Skip to main content

Pelajaran Dari Steve Vai dan Joe Satriani

Satriani vs Vai
Suatu hari sebuah bar kecil kedatangan seorang tamu yang bernama Steve Vai. Semua orang tahu dia adalah seorang gitaris handal dunia. Maksud kedatangannya adalah mengajak duel gitar dengan seorang gitaris muda yang sering membawakan lagu-lagu blues di bar itu. Tantangan Steve Vai diterima oleh sipemuda hitung-hitung kapan lagi ia melihat dan berguru langsung dengan sang maestro rock ini. Steve Vai mempersilahkan si anak muda mengeluarkan semua jenis improvisasi yang dimilikinya dan sebelum memulai anak muda tersebut melirik dengan seksama stang gitar dan susunan grip gitar sang maestro. Kemudian dengan rasa cemas dikeluarkan semua skill dan speednya dalam bermain gitar walaupun terlihat diwajahnya ada rasa cemas dan sedikit grogi namun komposisi dengan nada dasar E-minor itu akhirnya diselesaikan dengan baik ditutup dengan E-minor paling tinggi.

Tiba saat giliran sang maestro, terdengar lengkingan yang tinggi dan garang ditambah kecepatan dan ketrampilan yang mumpuni khas Steve Vai yang melegenda. Orang-orang yakin bahwa pertarungan ini jelas akan dimenangkan oleh sang legenda. Namun diantara sekian banyak penonton yang hadir hanya seorang yang sangat yakin bahwa tarung gitar ini akan dimenangkan oleh si-anak muda. Dia bernama Joe Satriani yang saat itu menyamar seperti seorang negro penikmat musik blues. Joe Satriani adalah salah seorang guru gitar Steve Vai yang sangat dihormatinya meskipun dunia rock menilai kemampuan mereka adalah sama.

Benar saja, saat Steve Vai akan mengakhiri improvisasinya ia tidak dapat ending dengan baik karena ia tidak bisa menjatuhkan jarinya ke E-minor 4 atau 5 sebagaimana ending mulus yang dimainkan si-anak muda. Beberapa kali ia mencoba teknik dan trik buat mencolong nada tinggi itu tetap saja tidak bisa . Iapun meletakkan gitarnya dan segera meninggalkan bar kecil tersebut.

Ini hanyalah sebuah klip video musik yang di perankan oleh Svete Vai dan sang Guru Joe Satriani. Maksudnya tidak lain adalah sebagai bahan pelajaran yang harus dipetik hikmahnya dengan sebaik-baiknya dalam berbagai keadaan, apakah dalam bermusik ataukah dalam kehidupan nyata.

Dalam kehidupan nyata pelajaran yang diambil dari cerita diatas adalah janganlah anda menganggap remeh kemampuan orang lain hanya karena anda merasa lebih pintar. Apalagi dalam ajang lomba semua orang akan menghitung untuk menutup semua kekurangannya. Dalam hal diatas grip gitar si-anak muda lebih banyak oktavnya dibanding punya Steve, lagipula sang maestro memainkan komposisinya dengan nada yang lebih dulu tinggi Jelas ini akan menyulitkannya ending pada nada yang lebih tinggi. Dalam dunia nyata mulailah semuanya dengan kesederhanaan, karena dengan sederhana membuat kita lebih santun dan tidak akan pernah sombong Kesederhanaan akan membuat kita menjadi orang yang pandai berhitung dalam situasi apapun. Seperti pemakaian obat mulai lah dengan dosis rendah sehingga tidak akan membuat kita anfal. Bagaimana menurut pendapat anda?

Comments

Popular posts from this blog

Cara Buat jadi hacker bagi pemula

Banyak cara menjadi seorang hacker, dari cara yang paling mudah hingga cara yang paling sulit. Beberapa orang memakai software untuk melakukan hack.Harus ada kemauan dari diri sendiri tidak hanya kemauan utk sementara saja utk menjadi Hacking yang Hebat !!! Cara yang dipakai hacker untuk melakukan hack diantaranya pirates facebook, keylogger, mail passview, messenpass, social engineering, web spoofing, menghadang email,password cracking, session hijacking, menjadi proxy server, memanfaatkan kelalaian user dalam menggunakan fitur browser, dan googling. Pirates facebook Merupakan software yang bekerja dengan menggunakan nomor id facebook serta IP address facebook. Cara ini memang langsung menemukan kita pada email dan password korban namun yang mempersulit kita dalam pemakaian software ini adalah mengetikan IP Address. IP Address selalu berubah dalam waktu yang sangat singkat,dalam hitungan detik. Untuk menggunakan software ini diperlukan kerja keras,semangat dan ...

Kisah dan Mitos di Balik Logo Apple

Apple Logo Steve Jobs dan Steve Wozniak, bersama memikirkan nama untuk perusahaan mereka. Jobs menginginkan sebuah nama yang sederhana. Sementara Wozniak menginginkan nama itu terdengar keren dan bernuasa elektronik. Wozniak lalu mengusulkan nama “Enterprise Computers.”“Tidak,” Jobs tak suka nama itu, dia sangat menolak. “Tidak boleh berbau StarTrek.” Ia memacu laju mobil yang sedang dikendarai, mengancam akan menabrakannya ke pohon jika sampai nama itu dipakai.“Baiklah… baiklah… Pelan-pelan,” pinta Wozniak. Jobs melambatkan laju mobil. Ia menegaskan perusahaan itu butuh nama yang saat seseorang melihatnya, dia ingin membeli produknya. Hening sejenak, dan… terlontar lah nama “Apple.”Wozniak terkejut. “Apple? Seperti buah?”“Buah dari kreasi, Apple. Itu sederhana, tapi kuat.”Demikianlah salah satu adegan di film "Jobs," di mana kedua pendiri Apple itu berdebat untuk memilih nama perusahaan.  Nama itu disepakati Jobs dan Wozniak saat keduanya dalam perjalanan menghadi...

Music Digital

Digital Music ( Musik Digital) adalah reproduksi suara dari sinyal digital yang telah dirobah keasalnya menjadi sinyal analog, perekaman suara digital dengan cara pengkodean angka biner hasil dari perobahan sinyal suara analog dengan bantuan frekwensi sampling. Musik digital bisa juga berasal dari suara sintetis, contoh peralatan sumber suara sintetis MIDI merupakan sumber suara digital berbagai instrumen musik yang bisa dimainkan oleh pemusik. Bentuk penyimpanan sinyal digital dalam media berbasis teknologi komputer. Format digital dapat menyimpan data dalam jumlah besar, jangka panjang dan berjaringan luas. Sejarah Singkat Perkembangan Format Musik Awalnya, piringan hitam merupakan sebuah alat yang memiliki pena yang bergetar untuk menghasilkan bunyi dari sebuah disc. Ide ini berasal dari Charles Cros dari Perancis pada tahum 1887. Namun sayangnya tidak pernah terwujud. Pada tahun yang sama, Thomas A. Edison menemukan Phonograph (pemutar piringan h...