Skip to main content

Arsip Skena Bawah Tanah Bandung, 'GELORA: MAGNUMENTARY OF GEDUNG SAPARUA' Tayang Hari Ini!

'GELORA: MAGNUMENTARY OF GEDUNG SAPARUA'

Kota Bandung adalah salah satu magnet utama yang memiliki soliditas untuk membangun ekosistem kuat dalam skena musik rock, punk ataupun metal di dalamnya - sebut saja skena musik bawah tanah.

Dalam melancarkan kegiatan para pemuda yang telah aktif sejak tahun 1970-an, barudak Bandung mempergunakan Gelanggang Olahraga Saparua menjadi salah satu tempat ikonik yang menjadi saksi sejarah pergerakan musik tersebut sejak tahun 1970an hingga akhir 1990an.

Sejarah tersebut dibungkus menjadi sebuah film dokumenter berjudul 'GELORA: MAGNUMENTARY OF GEDUNG SAPARUA' yang digarap oleh Rich Music Online dalam rangkaian program Distorsi Keras yang bekerjasama dengan Hazed TV.

Film dokumenter ini mulai premiere malam ini (15/06) pada pukul 20:00 dan bisa disaksikan di richmusiconline.com; extrememoshpit.tv; loket.com; vidio.com; dan juga rocknation.id.

Dalam konferensi pers yang diadakan Maret lalu, Alvin Yunata (Teenage Death Star) selaku sutradara pada dokumenter ini berujar, “Film ini adalah sebuah jurnal dari sebuah gedung yang kemudian sejak berdirinya dengan sengaja dialihfungsikan juga sebagai sarana panggung seni dan hiburan dari generasi ke generasi."

"Namun ada fenomena menarik di dekade terakhir sebelum gedung ini dinon-aktifkan, yaitu lahirnya sebuah generasi yang menjunjung tinggi kolektivitas di mana mereka bisa mengubah gedung ini bukan lagi menjadi sekedar gedung pertunjukan seni namun lebih dari itu, di mana sebuah titik melting pot ini melahirkan ideologi baru di kalangan budaya pop, ruang pertukaran informasi dan sebuah pergerakan yang mampu membawa gedung ini sebagai salah satu kuil rock n roll dalam sejarah skena musik underground di Indonesia.”

Selain itu, para pelaku sejarah pergerakan musik Bandung seperti Sam Bimbo, Arian13 (Vokalis Seringai), Dadan Ketu (Manager Burgerkill/Riotic Records), Eben (Gitaris Burgerkill), Suar (Mantan Vokalis Pure Saturday), dan banyak lagi lainnya dilibatkan sebagai narasumber.

Untuk itu, tunggu apa lagi nih friend. Saksikan arsip sejarah yang berharga ini untuk menilik aksi kawan-kawan pergerakan musik bawah tanah kota Bandung yang telah solid sejak puluhan tahun lalu. 

Comments

Popular posts from this blog

Kisah dan Mitos di Balik Logo Apple

Apple Logo Steve Jobs dan Steve Wozniak, bersama memikirkan nama untuk perusahaan mereka. Jobs menginginkan sebuah nama yang sederhana. Sementara Wozniak menginginkan nama itu terdengar keren dan bernuasa elektronik. Wozniak lalu mengusulkan nama “Enterprise Computers.”“Tidak,” Jobs tak suka nama itu, dia sangat menolak. “Tidak boleh berbau StarTrek.” Ia memacu laju mobil yang sedang dikendarai, mengancam akan menabrakannya ke pohon jika sampai nama itu dipakai.“Baiklah… baiklah… Pelan-pelan,” pinta Wozniak. Jobs melambatkan laju mobil. Ia menegaskan perusahaan itu butuh nama yang saat seseorang melihatnya, dia ingin membeli produknya. Hening sejenak, dan… terlontar lah nama “Apple.”Wozniak terkejut. “Apple? Seperti buah?”“Buah dari kreasi, Apple. Itu sederhana, tapi kuat.”Demikianlah salah satu adegan di film "Jobs," di mana kedua pendiri Apple itu berdebat untuk memilih nama perusahaan.  Nama itu disepakati Jobs dan Wozniak saat keduanya dalam perjalanan menghadi...

Music Digital

Digital Music ( Musik Digital) adalah reproduksi suara dari sinyal digital yang telah dirobah keasalnya menjadi sinyal analog, perekaman suara digital dengan cara pengkodean angka biner hasil dari perobahan sinyal suara analog dengan bantuan frekwensi sampling. Musik digital bisa juga berasal dari suara sintetis, contoh peralatan sumber suara sintetis MIDI merupakan sumber suara digital berbagai instrumen musik yang bisa dimainkan oleh pemusik. Bentuk penyimpanan sinyal digital dalam media berbasis teknologi komputer. Format digital dapat menyimpan data dalam jumlah besar, jangka panjang dan berjaringan luas. Sejarah Singkat Perkembangan Format Musik Awalnya, piringan hitam merupakan sebuah alat yang memiliki pena yang bergetar untuk menghasilkan bunyi dari sebuah disc. Ide ini berasal dari Charles Cros dari Perancis pada tahum 1887. Namun sayangnya tidak pernah terwujud. Pada tahun yang sama, Thomas A. Edison menemukan Phonograph (pemutar piringan h...

Cara menyeduh kopi

Kopi merupakan minuman yang banyak digemari oleh semua kalangan, mulai dari anak-anak, dewasa, orang tua, laki-laki maupun wanita. Tak heran juga kopi banyak peminatnya, karena dengan aroma dan rasa yang pekat dan khas ini membuat orang-orang jatuh hati padanya. Sebelum kita membahas cara penyeduhan kopi secara tradisional maupun modern, kita kenali dulu yuuk guys jenis-jenis kopi nusantara apa aja yaa 1. Kopi Arabika Kopi arabika adalah jenis biji kopi tertua dan merupakan yang paling banyak dibudidayakan, biji arabika berharga lebih tinggi dipasar kopi. Biji kopi arabika akan jatuh dari pohonnya setelah matang, sehingga harus segera dipanen untuk mencegah tercampurnya dengan bau dan rasa tercampur dengan tanah.. Kopi arabika ini memiliki ciri ukuran biji lebih kecil dibanding dengan biji kopi robusta. Kopi arabika ini memiliki rasa dan aroma yang lebih nikmat. Harga kopi ini lebih mahal dari kopi robusta, karena kopi ini memiliki banyak kelebihan.. Kopi arabika memiliki...